Pages

Jumat, 27 Mei 2011

Apa yang membuat hidup itu terkadang membosankan. ??


Apa yang membuat hidup itu terkadang membosankan. ??
 Kadang itu kalian suka ngerasa hidup ini bosen,nyebelin. Sebenernya rasa bosen itu muncul karna dari dalam diri kalian tau teman. Kenapa ? karena kalian yang suka ngerasa hidup ini membosankan gk pernah mau mencoba hal baru dan maunya ya yang apa adanya aja monoton gitu, coba deh kalian mencoba hal-hal yang baru fathia yakin rasa bosan itu pasti hilang dan hidup kalian gk monoton aja. 

Kayak misal kalian sudah bosan dengan bentuk kamar kalian yang kalian lakukan apa ? kalian harus mengatur ulang dan kalian tata ulang kamar kalian menjadi kamar yang kalian inginkan, nah begitu juga hidup, kalian harus berani melakukan perubahan kalau kalian sudah jenuh dengan kehidupan kalian yang menurut kalian membosankan. 

Jadi jika kalian merasa bosan dengan hidup, coba kalian pikirkan juga, apa sebenarnya yang menjadi tujuan kalian? Tujuan-tujuan hidup yang selalu bisa membuat seseorang puas adalah tujuan-tujuan agamis dan sosial. Tujuan bersifat jangka panjang. Tetapi tidak sekedar jangka panjang saja, harus tersusun dari tujuan-tujuan jangka pendek. Tujuan jangka pendek yang terdekat adalah yang paling mudah dikerjakan dan dicapai. Karena tanpa tujuan jangka pendek, tujuan jangka panjang biasanya akan terasa sangat jauh dan seolah tidak mungkin dicapai, dan ini akan membuat hidup jadi melelahkan karena tujuan tak kunjung tercapai, akhirnya hidup semakin membosankan.

Dan kalau tidak ingin merasa bosan, pilih pekerjaan, aktifitas, dan rutinitas yang sesuai minat. Jika kebetulan rutinitas yang dipegang adalah rutinitas yang netral, tidak menyenangkan juga tidak membosankan. Dan biasanya dalam waktu yang lama akan terasa membosankan. Solusinya sederhana, cukup butuh refreshing, minimal ada selingan dengan melakukan sesuatu yang disenangi. Dengan begitu, kembali ke aktifitas rutinitas seolah memulai hal baru lagi.
kalo kata SELF :

"Biar hidup terkadang menyesakkan.Laluilah semua dengan senyuman.Biarkanlah itu mengalir apa adanya. Biar hidup terkadang membosankan. Laluilah semua dengan senyuman. Biarkanlah itu mengalir apa adanya"

Minggu, 22 Mei 2011

Modal dan strategi belajar seseorang

Modal dan strategi belajar seseorang
 Setiap orang punya strategi dan modal sendiri dalam belajar tapi terkadang kita gk pernah menyadari adanya itu nah di sini fathia mau memberi tahu sedikit tentang modal dan strategi belajar kalian.

Lihat setiap poin di bawah ini, dan kamu termasuk yang mana :

§  Modalitas visual :
·         Rapih dan teratur
·         Berbicara cepat
·         Perencana dan pengatur yang baik
·         Lebih mementingkan penampilan fisik
·         Mengingat apa yang di lihat dari pada yang di dengar
·         Pengeja yang baik
·         Pembaca yang cepat dan tekun
·         Monceret-coret gk jelas saat brbicara di telpon atau saat temen ngomong
·         Lupa menyampaikan pesan verbal terhadap orang lain
·         Lebih suka demonstrasi dari pada berpidato
·         Lebih suka seni dari pada music
·         Mengetahui apa yang harus di katakana, tidak pandai merangkai kata

§  Strategi visual :
·         Buatlag catatan menggunakan symbol warna dan gambar
·         Pada pelajaran matematika dan ilmu pengetahuan, table dan grafik lebih membantu kalian dalam belajar
·         Coba buat peta pikiran ( mind mapping), karena orang visual belajar terbaiknya saat mereka mulai dengan”gambaran keseluruhan “ dari suatu materi pelajaran
·         Coba buat kata-kata kunci (password ) bahan pelajaran hafalan agar lebih mudah di ingat.

§  Modalitas audiotorial  :
·         Bicara pada diri sendiri saat bekerja seperti “ ayo fathia ayo lo pasti bisa”
·         Mudah terganganggu oleh keributan
·         Senang membaca dengan keras
·         Berbicara dengan irama yang terpola jdi kalian kalau ngomong tuh ada nadanya gitu gak flat aja
·         Kesulitan dalam menulis tapi hebat dalam bercerita
·         Lebih suka music dari pada seni
·         Suka diskusi dan menjelaskan dengan secara panjang lebar
·         Lebih pandai mengeja dari pada menulis
·         Lebih suka lelucon lisan dari pada membaca komik

§  Strategi auditorial :
·         Mengulang ulang informasi
·         Memerhatikan variasi vocal (perubahan nada, volume dan kecepatan )orang yang berbicara padanya
·         Biasanya berbicara sendiri pada saat melakukan pelajaran misalnya menghafal pelajaran dengan diucapkan materi yang di hafal

§  Modalitas kinestetik
·         Berbicara dengan perlahan
·         Menyentuh orang untuk mendapat perhatian
·         Berdiri dekat ketika berbicara kepada seseorang
·         Orientasi pada fisik dan banyak bergerak
·         Memiliki perkembangan awal otot – otot yang besar
·         Menggunakan jari sebagai penunjuk saat mebaca
·         Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
·         Banyak menggunakan bahasa tubuh
·         Tidak dapat duduk dalam waktu yang lama
·         Menggunakan kata kata yang mengandung aksi
·         Ingin melakukan segala sesuatu
·         Menyukai permaian yang menyibukan

§  Strategi kinestetik :
·         Belajar melalui gerakan dan menguhubungkannya dengan fakta ( missal praktikum di lab )
·         Lebih baik belajar dalam group
·         Lebih suka duduk di lantai dan meyeberkan pekerjaan di sekililingnya
·         Butlah catatan – catatan kecil seperti kartu indeks sehingga bisa belajar dimanapun
·         Hilangkan rasa bosan saat di kelas dan mencatat / menggambar yang di sesuaikan dengan materi yang disampaikan guru.


Sabtu, 21 Mei 2011

Kenapa mesti ada pertemuan dan perpisahan ?


Kenapa mesti ada pertemuan dan perpisahan ?

Seperti kita tahu semua setiap pertemuan itu pasti ada perpisahan kadang perpisahan ini membuat kita sedih dan terpuruk kenapa karena kita takut tidak merasakan hal yang sama nantinya atau apalah problem perasaan yang lainnya. 

Pertemuan dan perpisahan itu adalah satu unsure yang seimbang seprti gelap dan terang. Dimulai dari pertemuan yang dilanjutkan dengan adanya sosialisasi interaksi setelah itu menjadi sebuah keterkaitan yang membuat kita saling membutuhkan satu sama lain setelah itu saling berbagi dan lain lain semua itu terjadi apa adanya. Tapi tiba-tiba kita bertemu dengan sebuah perpisahan yang mana hal ini itu membuat kita sedih akan semuanya.

Dalam suatu pergaulan ada beberapa hal yang lucu berkaitan dengan pertemuan dan perpisahan. Salah satunya adalah terkadang kita baru menyadari betapa pentingnya seseorang itu ketika kita telah berpisah dengan orang tersebut. Perpisahan menyadarkan kita tentang arti dari sebuah keluarga, persahabatan, bahkan mungkin cinta. 

Seperti dalam peretaman setiap kita naik kelas pasti ketemu temen baru, kadang ini yang kita gak suka. Kita udah bareng bareng selama 2 semester dan kita sudah merasa nyaman dan mungkin seperti keluarga sendiri tapi suatau hari kita harus pisah dan harus beradaptasi lagi dengan teman yang baru dan lingkungan yang baru. Pasti perasaan gundah galau itu muncul dalam pikiran dan hati kita bertanya Tanya “ apa gw bakal ngerasaan hal kayak gini lagi, kegilaan kayak gini, kekompakan kayak gini lagi apa gw bakal rasain yang lebih atau biasa-biasa aja?” dalam hal pacaran juga kayak gitu kalo putus udah deh kayak orang gk punya semangat hidup dan yang ada di benak kita “apa gw bakal dapet yang lebih baik dari lu atau malah kebalikannya?”

Pasti pertanyaan – pertanyaan itu muncul di benak kita iya gak sih. Udah iya aja deh :P

Sebenernya ya teman hal kayak gitu hal yang sangat amat wajar dan biasa dana pabila kita punya pertanyaan pertanyaan yang muncul begitu ya yakin aja di diri kita kalo "gw pasti bakal ngerasain yang sama walau beda caranya" iya gak sih? Rasa sedih pada orang yang ditinggalkan, baik itu ditinggal mati ataupun ditinggal dalam perpisahaan pergaulan,percintaan dan lain-lain ini hanyalah sebuah perasaan semu karena itu semua hanya perwujudan dari sikap egois kita semata. Maka dari itu 
buatlah setitik kenangan kepada semua orang yang dekat dengan mu teman agar pada saat kita berpisah nanti dia gak ngelupain kita terus kita selalu terkenang di hidupnya. Goreskanlah itu walau hanya sedikit.

Jumat, 20 Mei 2011

BISA TIDAK BISA HARUS BISA !!!


BISA TIDAK BISA HARUS BISA !!!
 Masalah silih berganti datang masalah ini selesai yang baru muncul terus seperti itu kadang sampai kita bosen dengann masalah yang silih berganti itu. Ya kalo kalian mau lepas dari berbagai masalah yang datang pergi itu ya mati aja karena hanya orang yang udah meninggal yang gk punya masalah di dunia tapi di akhirat jengjeng tergantung amal deh kalo amalnya buruk ya tetep aja masalah kubur datang 

Ada sebuah cerrita. 

Ada seorang anak muda yang umurnya masih belasan seumur sama fathia. Dia ini bingung sama masalah yang gak ada habisnya. Dia pusing gimana dia bisa menyelesaikan masalah masalah yang gak ada habisnya ini. Dia pun memutuskan untuk bercerita kepada sang ayah kalo kata kita curhat nih dia sama bokapnya. Ayahnya adalah seorang koki handal. Nah sewaktu dia lagi cerita panjang lebar tiba-tiba ayahnya mengajaknya untuk kedapur untuk apa? Jelas untuk masak. Nah anak ini bingung “ya ampun gw udah cerita panajang lebar tapi respon bokap malah ngajak masak, gubrak deh “ kataya dalam hati. 

Ayahnya pun mengeluarkan 3 panci dan 3 kompor yang dinyalakan sekaligus ditaruh panci panic itu di atas kompor dan setelah itu ayahnya memasukan air dan memasaknya. Anak ini semakin bingung “maksudnya apa sih bokap gw” lalu setelah itu air sudah mendidih di masukannya wortel kedalam panic pertama, telur kepanci yang ke dua, dan bubuk kopi kepanci yang ketiga. Lalu di rebusnya. Setelah beberapa menit ke tiga bahanbahan yang tadi di rebus itu di pindahkan semua ke mangkuk, wortel di taruh di mangkuk pertama, telur mangkuk ke dua, kopi mangkuk ke tiga. 

Lalu ayahnya ini menyuruh anaknya untuk mencicipi satu persatu bahan-bahan yang sudah di rebus itu. Dan jelaskan setiap rasa yang dia dapatkan. Pertama dia mencicipi wortel, seperti kalian tahu wortel kalau di rebus teksturnya yang awalnya keras yang sukar di patahkan menjadi lembut dan manis. Setelah itu dia mencoba telur dia kupas telur itu sampai bersih dan kalian tahu telur yang awalnya teksturnya cair menjadi keras kan dan terasa amis. Setelah itu dia merasakan kopi yang gk di beri gula tapi seperti kalian tahu aroma kopi itu membua kita merasa rileks nah aroma ini yang membuat anak ini menjadi tersenyum. 

“nah lalu apa hubungannya dengan masalah yang aku ceritakan kepadamu yah?” ayahnya menjawab” ini jawabannya nak apa kah kamu termasuk wortel, telur atau bubuk kopi.” Anak ini semakin bingung. Dan ayahnya menjelaskannya. 

Sebelum kita tahu penjelasan sang ayah fathia mau Tanya kalian lebih memilih menjadi wortel, telur, atau bubuk kopi???  Ok udah milih ini penjelasannya.

  • Jika Kamu Termasuk Wortel :
Kamu itu kelihatannya keras kenapa awalnya wortel itu keras kan teksturnya tapi setelah mengalami proses perebusan dia berubah menjadi lunak. Maka sesungguhnya dengan adanya masalah yang datang, kamu berubah menjadi sosok yang mudah menyerah dan merasa susah untuk menyelesaikannya dan malah berfikir untuk lari dari masalah.

  • Jika Kamu Telur :
Yang awalnya lembut dengan jiwa dinamis namun setelah adanya kesulitan, patah hati dan lain lain maka hatimu menjadi keras. Dari luar keliatannya telur itu gk berubah saat di rebus tapi apakah di dalamnya berubah ? nah apakah di dalam diri bakal rapuh? Ternyata ini akan menimbulkan dendam. Makanya don’t judge a book by the cover. Ini yang biasa di lakukan si telur keliatan sikapnya gk ada yang berubah tapi menyimpan dendam mendalam.

  • Jika Kamu Bubuk Kopi :
Sesuatu yang sangat sakit tapi menimbulakan kesenangan. Ketika keadaan menjadi semakin buruk kamu akan menjadi baik dan sekitar kamu menjadi baik nah istilah yang digunakan kopi ini jadilah orang mewarnai orang tapi jangan kita yang terwarnai. Ya seperti kopi yang di rebuskan awalnya air itu berwarana bening tapi saat di masukkan kopi berubah keseluruhan menjadi hitam.

Nah termasuk yang mana kah kalian.?

Intinya itu adalah bisa tidak bisa harus bisa sebenarnya ini perintah sangat memaksa daan memang harus di paksa kenapa segala sesuatu yang kita lakukan harus di awali dengan paksaan lalu menaji terpakasa dan menaji terbiasa. Benar gak sih teman? 

"Jadi kita harus bisa menjadi orang yang membuat suatu masalah menjadi membaik bukannya semakin meburuk karena kehadiran kita begitu teman. "